Translate

Elon Musk Akan Dirikan Negara Baru?

Mendirikan negara pada abad ini di planet Bumi akan mendapat banyak masalah, terutama dari aspek hukum internasional dan dianggap sebagai gerakan sparatis. Ada banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendirikan sebuah negara. 

Dengan berkembangnya teknologi angkasa luar yang semakin pesat, perjalanan ke angkasa luar seperti ke Bulan bukan hal aneh lagi, begitu pula mendirikan negara baru di Mars. Elon Musk dikabarkan sudah siap mendirikan negara baru di Planet Mars. 

Apakah Elon Musk orang gila? 


Siapkah anda jalan-jalan ke Planet Mars? (humansinspace.org)

Albert Einstein pernah mengatakan bahwa imajinasi adalah lebih luas daripada ilmu pengetahuan. Imajinasi yang melebihi pemikiran orang biasa sudah banyak terbukti membuat dunia menjadi berbeda daripada yang dipikirkan manusia pada umumnya. Penemuan listrik, smartphone dan sebagainya merupakan perwujudan imajinasi yang dikombinasikan dengan ilmu pengetahuan. Apa yang menjadi khayalan di komik, novel dan film fiksi ilmiah sudah banyak menjadi hal nyata dan digunakan oleh manusia sampai saat ini. 

Siapakah Elon Musk?

Saat ini dunia mengenal Elon Musk adalah CEO dari SpaceX yang punya program ambisius untuk membawa manusia non astronout terbang keluar dari planet bumi sebagai turis angkasa luar. Banyak orang terkenal dan super kaya yang ikut program ini. 

                                 Elon Musk, CEO Space X (teslamotorsclub.com)

Sebagaimana dilaporkan cnnindonesia.com (29/12/2020) Elon Musk dikabarkan berencana membangun negara baru di Planet Mars. Rencana itu mulai terlihat dari sejumlah program yang akan dilakukan SpaceX beberapa tahun mendatang. Seperti laporan ilmiah yang menyimpulkan bahwa ada pendukung kehidupan di planet merah tersebut, maka Elon Musk pun meyakini bahwa Mars adalah sebuah planet yang layak menjadi tempat tinggal manusia di masa yang akan datang. 

Hingga saat ini memang belum ada negara yang membuat pernyataan atau klaim untuk menunjukkan kekuasaannya kedaulatan terhadap Planet Mars. Menurut laporan inet.detik.com (28/12/2020) Musk mengusulkan  pemerintahan di Mars dihadirkan dengan cara sistem demokrasi, di mana para pemimpinnya dipilih secara langsung untuk jadi wakil rakyat. Ide CEO SpaceX itu bukan hal baru, sebab pernah dia ucapkan pada ajang SXSW 2018.

Jika ada sengketa di planet tersebut diselesaikan dengan prinsip otonomi dengan dasar itikad baik. Lebih lanjut Elon Musk sebagaimana dikutip dari Gizchina (28/12/2020), milyarder ambisius yang memiliki imajinasi seperti pada film fiksi ilmiah ini mengatakan bahwa, "Saya pikir ini lebih baik karena demokrasi langsung memiliki peluang korupsi yang jauh lebih rendah daripada demokrasi perwakilan," 

Ternyata gagasan "gila" Elon Musk tidak diterima oleh semua pihak, seperti dari kalangan para pakar hukum. Mereka justru meragukan kemampuan SpaceX mendirikan negara 'Mars' yang independen. Pakar hukum Randy Sgar dari Hogan Lovells Law Firm mengatakan, perjanjian luar angkasa percaya kalau setiap orang di Bumi memiliki hak dan tanggung jawab yang sama untuk membuat ruang angkasa menjadi suatu yang dapat kita bagi semua.

Randy kemudian menegaskan bahwa, "Misalnya, kesepakatan Artemis 2020 mengatakan, 'Tidak ada negara yang dapat mengklaim kedaulatan, menggunakan atau menempati atau menempati ruang dengan cara lain'," 

Selain itu Frans Der Dunk seorang pakar Hukum Antariksa dari Nebraska College of Law, bahwa masalah membentuk negara dari perspektif yang lebih realistis. Disampaikannya, untuk mencapai planet tetangga Bumi itu membutuhkan waktu bertahun-tahun, apalagi mempertimbangkan mendirikan negara di planet yang sangat jauh dari bumi itu. 

Sampai saat ini pendaratan di Planet Mars hanya ada flyby dan pendaratan non-manusia di Mars. Sudah ada program angkasa luar yang dilakukan oleh Nasa maupun negara lain yang melakukan penelitian di planet Mars, namun tanpa mendaratkan manusia atau astronout di planet tersebut. Manusia pertama yang akan dikirim ke Mars baru akan direncanakan pada tahun 2030. 

Jika anda terpilih sebagai anggota DPR di Planet Mars, mungkin kantor anda akan tampak seperti ini. (room.eu.com)

Kalau niat Elon Musk terwujud di masa depan, apakah ada yang tertarik menjadi wisatawan ke negara baru yang akan didirikan CEO Spce X tersebut? Yang penting sudah disiapkan dana yang "lumayan" besar untuk beli tiket PP, akomodasi dan sebagainya. Pasti keren banget jika bisa jalan-jalan ke Planet Mars, lalu mengirim foto selfie dan video, barangkali sambil tik tok kan di negara baru yang dicita-citakan Musk. Pastikan membawa digital camera atau smartphone terbaru kalau tour ke sana. 

Atau malahan mengajukann diri untuk menjadi warga negara sekalian mencoba peruntungan ikut Pilkada, bahkan jadi calon presiden Pilpres. Anda juga bisa mencalonkan diri sebagai caleg di negara anyar tersebut. Mungkin di sana tidak ada politik uang, sehingga demokrasi ideal yang dicita-citakan di planet Bumi akan terlaksana di Mars. 

Artikel lainnya dari dunia nyata:  

INDONESIA TERKINI

Comments

Submit ExpressSearch Engine Marketing

Popular Posts

Top  blogs